Friday, 8 November 2013

Disini, Masih Pagi dan Embun Masih Serupa

          Selamat pagi, mimpi-mimpi. Aku selalu berusaha menyemangati diri untuk bangun, padahal serial mimpi dalam malam tidurku sangat indah. Kata orang, kecewa pagi hari itu tidak baik; menyebabkan kerapuhan otak dan pola pikir. Iya juga sih, merebaknya masalah itu juga akhirnya ke stabilisasi ekonomi dan standarisasi diri. #tsaah #ngomong apa sih. -,-"

          Langsung aja to the point:

          Disini, pagi dan embun masih serupa
          Rupa-rupanya dingin enggan beranjak dan membelikanku eskrim
          Padahal dalam dingin mimpiku, eskrim merupa selimut

         Embun, datang di pucuk daun yang sama
         Bertemu di pagi yang sayupsayup
         Kemudian menghilang, bersama dengan beranjaknya mimpi
         Mungkin juga beriringan dengan lumeran eskrim siang tadi.
        
Categories: ,

0 comments:

Post a Comment