Thursday, 31 December 2015

Tentang Halaman Satu dari 365



          Sekelebat ke belakang, masing-masing kita pasti sudah mengambil keputusan. Dan hari ini sebagian dari kita pastinya sedang berjalan berdasar pada keputusan yang sudah diambil; sebagian lainnya mungkin sudah menjalani keputusan yang lain. Nafsi-nafsi orang bilang.

http://lifehackreads.in/wp-content/uploads/2015/07/happiness-balloons.jpg

          Postingan ini mungkin lebih membahas tentang mereka yang sekarang sedang berjalan pada keputusan yang diambil. People make a decision and grab all of the consequences upon it. Beberapa dari kita mungkin sudah berada pada puncak dari keputusan: lulus S1, lulus S2, lulus S3, menikah, punya anak, bekerja kantoran, PNS, ibu rumah tangga, dan sebagainya. Sedangkan lainnya masih bergerak tertatih: maju mundur bimbingan (~baiklah yang ini curcol), sedang bekerja keras membiayai sekolahnya (~ini curcol uga. Hahaha..), bosan pada pekerjaannya yang IIS [itu-itu sajhaaa], atau bahkan ada yang sudah menyerah pada keadaan dan sedang menata diri. Apapun itu, kehidupan tidak pernah berhenti. Life never offers you a comfort zone forever


          Setiap orang pasti pernah menghadapi situasi sulit. Berusaha sekuat tenaga, hati, pikiran, jiwa, raga, harta, benda, cita-cita, hingga mengorbankan pacar (Oke ini alay) dalam memperjuangkan keputusan itu.

Konsekuensi sih.

Tanggung jawab juga.

Tapi tetap harus ada pertimbangan kenapa harus memperjuangkan perasaan itu. [ini yang ngetik baper banget -______-].

          Selalu ada pertimbangan: kenapa aku harus tetap berjuang? Buat apa? Do I deserve any cents of it? Dan berbagai pertimbangan lainnya. Jika perjuanganmu memberimu tekanan yang membuatmu tidak kuat, just ensure yourself: what are you looking for in your struggle? If nothing, then leave it. If happiness is in it, just go for it. Remember, we cannot measure happiness. Everyone owns their definition of happiness.

          Happy, a.k.a bahagia, untuk beberapa orang sederhana saja. Sesederhana lulus S1, kemudian S2, lulus S2, kemudian S3, lulus S3 kemudian dapat hadiah gebyar gebyir berupa rumah di Jalan Ijen, mobil merk Utara, lalu menikah dan punya anak. Hahaha.. (oke, maap) :))

          Bahagia untuk beberapa orang kadang sederhana saja, bisa berkumpul dengan keluarga besar misalnya, atau bisa melihat orang tuanya tersenyum, atau atau atau lainnya yang saya yakin tiap orang berbeda.

          Jika memang hal yang bisa membuatmu bahagia itu harus ditempuh dengan kerja keras, maka jangan menyerah. Ingatlah akan tujuan akhirmu. Jika memang apa yang kamu perjuangkan tidak membawa bahagia sekarang ataupun nanti, maka tinggalkanlah.

          Mungkin itu yang dialami oleh beberapa teman selama ini. Tetap bekerja walau pekerjaan itu memeras peluh kesah, ada pula yang berhenti bekerja karena bukan di pekerjaan itu yang dia cari.
Selamat merenung; dan membuka halaman 1 dari 365 yang baru. :-D
Categories: ,

0 comments:

Post a Comment